Step-by-step saya dalam membuat linear power supply with adjustable voltage.
Tegangan-tegangan keluaran adalah 3.3, 5, 7.5, 9, 12 dan 15 V.
Searching Skematik
Dilakukan pada 30-31 Oktober 2014.
Dilakukan browsing internet.
Design PCB
Design PCB dengan menggunakan Eagle.
Membeli Komponen
Dilakukan pada 1 November 2014.
Menyolder Komponen
Dilakukan pada 4, 7 dan 8 November 2014.
Solder pada main board yang dibuat dari PCB cetak. Secondary board dibuat dari PCB matriks dari potensiometer. Potensiometer digunakan agar didapat nilai resistansi yang pas sehingga tegangan keluaran juga sesuai yang diinginkan.
Koneksi pada power switch.
Koneksi pada rotary switch.
Koneksi antara trafo, main board, secondary board, switches dan ports.
Membuat Casing
Dilakukan pada 7 November 2014
Casing dibuat dari kotak makan. Dibuat lubang untuk kabel AC ke trafo, power switch, rotary switch dan 3 banana port untuk +, - dan GND.
Lubang untuk kabel AC ke trafo.
Penempatan power switch, banana port dan rotary switch.
Troubleshooting dan Perbaikan
Dilakukan pada 7 dan 8 November 2014
Rangkaian tidak berfungsi karena salah satu dioda zener terpasang terbalik.
Resistor 2K (R5 pada skematik) terbakar. Kemudian diganti dengan resistor dengan rating 0.5 W dengan nilai yang sama.
Tampilan akhir power supply.












